Rabu, 25 Juli 2018

Family Gathering di Villa Kaca, Puncak, Bogor

Sebenarnya ingin menuliskan tentang acara family gathering keluarga besar ayah Doel bersaudara tahun ini, tapi berhubung kami sekeluarga tidak ikut terlibat langsung dalam kegiatan acara tahun ini, dan hanya mendengarkan dari cerita-cerita dan kisah-kisah saudara-saudara dan sepupu-sepupu ayahnya Doel bersaudara yang ikut dalam kegiatan acara ini,  tentang keseruan dan biaya-biaya serta romantika selama acara berlangsung dan kondisi perjalanan pulang pergi, sepertinya kurang valid datanya ya..., karena tidak mengalami langsung hehehe. Jadi cukup berbahagia dan senang aja melihat keseruan dan kehebohan melalui foto-foto dan video-video yang dikirimkan dari grup keluarga besar ayah Doel bersaudara. 

Acara family gathering ini sendiri diselenggarakan pada hari weekend kemarin, Sabtu dan Minggu. Lokasi acara diadakan di Villa Kaca, Puncak, Bogor.









o


Tuuhh kan...., seru, heboh dan kompak banget kalau pada kumpul semua. Jadi nyeseelll ga bisa ikut huhuhu...

Sabtu, 05 Mei 2018

IKEA Alam Sutera Baru Pertama Kali Kesini


Berangkat dari rumah Mampang Prapatan masuk tol dalam kota belok ke arah tol Jakarta- Tangerang, keluar di KM 15, gerbang tol Kunciran. Perjalanan sangat lancar menjelang siang itu. 
Pertama masuk ke area ini, agak bingung juga kok ga da karcis parkirnya ya. Lanjut nyari tempat parkir, area parkir diluar bagunan saat itu masih banyak kosong, tapi sepertinya bakal panas siangnya, makanya parkir yang di dalam area bangunan saja. Agak lama juga mutar-mutar nyari parkir di dalam, 2 kali putaran bolak-balik, akhirnya dapat parkir juga di depan area parkiran loading barang. Yesss, senangnya hati....

Masuk ke dalam bangunan..., liat-liat naik ke atas ada eskalatornya atau tangga berjalan, tapi buat turun ke bawah adanya tangga biasa. Sempat salah arah juga awalnya, kita masuknya menuju  jalur keluar, karena melihat ramai sekali orang disana, yang ternyata merupakan area tempat makan. Tetapi kemudian disamperin oleh pegawainya dan dikasih tau kalo jalur masuk di seberangnya, hehehe...

Jadi jalur jalan masuk buat pengunjung untuk mengitari semua area bangunan ini sangat tertata rapi, ada tracknya tersendiri, ditandai sesuai arah tanda panah. Dari awal ikutin saja tanda panah tersebut, ujungnya akan berakhir di pintu keluar alias kasir pembayaran. Yang pasti panjaaaaaaaaaaannnnggggg jalur track-nya. Pegel euy, jalan kaki sepanjang itu. Untung saja semua perabotannya di sana yang memang fungsinya untuk duduk, boleh dipakai buat duduk-duduk santai.

Yang jelas, kesimpulannya... Tempatnya disini luas dan furniturenya super komplit untuk rumah tangga, ada kualitas ada harga pastinya. Kemarin sempat baca cara belanja furniturenya, ditulis dalam lembaran kertas khusus yang telah disediakan begitu. Kalau pernik pernik yang kecil tinggal diambil aja seperti belanja pada umumnya. Terus ada area mandiri juga, sepertinya harus melayani diri sendiri jika ingin mengambil barang-barang yang akan dibeli dari lorong-lorong raknya yang tersusun rapi memanjang.

Next, pengen lagi main ke sini, tapi buat belanja benaran ya. Kalo cuman mutar-mutar dan liat-liat doang seperti sekarang, sepertinya engga dulu deh..., bukannya kenapa, pegalnya itu loohh. Kasihan kan Doel Kancut dan Doel Peang. Kalo abangnya si Doel mah biarin aja, dah gede ini, hahaa.

Berikut penampakan futo-futonya seperti biasa.













Sabtu, 21 April 2018

Seragam Tentara untuk abang Doel


Abang Doel bersaudara cerita, bahwa ia dan kelompoknya akan mengadakan drama di sekolah. Mengenai masa perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah. Kebetulan abang Doel mendapatkan peran sebagai tentara penjajah. Naahhh..., abang Doel minta dibelikan seragam tentara buat drama ini. Ngobrol lah sama ini anak, ga usah beli lah, pakai bahan yang ada aja. Eh tetap minta, alasannya biar lebih mirip dengan tentara benaran.

Informasi dari tante Doel, di depan jalan raya Ciledug, Seskoal Cipulir, di prapatan lampu merah, sebelum belok arah pintu masuk Komplek Seskoal Cipulir, ada yang jual seragam tentara. Meluncurlah ke sana dengan menebeng Si Tije Busway Tendean-Ciledug, turun di seskoal. Oh ya benar, ternyata ada.

Nah, dapatlah seragam ini satu stel dengan harga 150ribu. Tapi ketika dicoba oleh abang Doel tidak muat. Jadi sewot akhirnya sama abang Doel, karena ini anak termasuk kelewat gendut dibandingkan teman-teman sekelasnya yang umumnya kecil langsing. Terpaksalah beli ukuran dewasa, supaya muat di pinggangnya, ukuran celana no.34. Muat di pinggang tapi panjang di kaki.., hadeuh. Ditanya harganya, ternyata untuk seragam tentara ukuran dewasa, harganya 2 kali plus plus lebih mahal dari seragam anak. Mmhh, boros juga ujung2nya...





Sabtu, 14 April 2018

Menginap di Hotel Aston Bogor

Pas long weekend kemarin yang dimulai dari hari Jumat, ayah Doel Bersaudara kebetulan mengambil cuti, dan kita sekeluarga diajak liburan. Berhubung ini liburan acaranya dadakan, apalagi ayah Doel Bersaudara masih ngantor setengah hari di hari Jumat itu, makanya pilih tempat yang dekat dari Jakarta. Awalnya pilih daerah Puncak, tapi di berita kabarnya sedang ada longsor dan jalur ke Puncak ditutup, maka dicoretlah. Alternatif pilihan jatuh ke Aston Bogor. Secara kita belum pernah ke daerah sini, maka untuk rute dicarilah di google maps.  

Naahhh, ini yang ngegemesin nih... Maps google ngarahin kita lewat jalan Batutulis. Yang ada stasiun keretanya, terus ada beberapa perumahan, ingatnya sih perumahan Taman Dhika Batutulis. Dimana jalan yang awalnya lancar dan lebar, eh ga taunya di pertengahannya naik turun berbukit-bukit, banyak tikungan, banyak tanjakan, sempit, macet dan padat merayap juga, mungkin karena long weekend kali ya. Yang membuat ketar-ketir itu, setelah masuk atau lewat jalan yang ramai dengan perkampungan penduduk, ada pada beberapa bagian itu tanjakannya cukup tajam dan sangat sempit.  Berpapasan dengan truk barang langsung deh satu arah ga bisa  jalan. Belum lagi pas ada satu pengkolan yang hanya bisa satu mobil yang lewat, jadi harus giliran jalannya.

Setelah berketar ketir dan banyak berdoa moga-moga ga nyasar, karena kita ada salah arah pas di satu belokan, akhirnya tidak lama kemudian dari pinggir jalan yang kita lalui, di google map namanya Jalan Pabuaran, terlihatlah bagunan megah nan tinggi. Alhamdulillah sampai juga di Hotel Aston Bogor, dan waktu saat itu menunjukan jam 4 sore. Melongok ke depan..., ya ampunnn, jalanannya lebar-lebar dan cakep, beda banget dengan jalan yang tadi kita lalui. Tanya-tanya.., oohh ternyata yang di depan jalan masuk ke Aston Bogor tapi dari arah perumahan Nirwana Residence Bogor. Mmhhh, baliknya nanti lewat jalan yang di depan... Oh iya, pas tengok ke samping ada ramai banyak orang juga, ternyata ada tempat wisata baru, namanya Kampung Eropa "The Devoyage", lokasinya persis di seberang hotel Aston. 

Liburan di Aston Bogor ini judulnya dadakan, jadinya kita belum booking kamar sama sekali. Supaya ga terlalu lama ngantri pas check in, maka  kita terlebih dahulu booking hotel yang dilakukan online via website dari parkiran hotel Aston. Keterangan di websitenya masih ada 5 room yang tersisa, dan kita pilih room condotel 1 bedroom, yang paling masuk budget. Ngantri bentar, check in, bayar dan langsung dikasih kunci kamarnya. Dapat ruangan di Tower 3, lantai 2 yang turun ke bawah, dan view kamarnya menghadap jalan perkampungan yang sebelumnya kita lalui hahaha... Ya sudahlah, yang penting bisa liburan. Sholat asyar dahulu, kasih Doel Bersaudara makan, lanjut nemanin mereka berenang di Jumat sore yang cerah itu. Oh iya..., sayangnya di kamar condotel ini ga da bath up-nya, ga enaknya kalau cuaca hujan dan Doel Bersaudara ga bisa berenang, mereka ga bisa berendam deh di kamar buat hiburannya. Untuk AC-nya.., adanya AC Sentral di ruang tamu, di kamar tidur ga ada AC, tapi udaranya dah dingin kok. AC sentral ini, waktu malam hari suhu dinginnya minta ampun, padahal dah dinaikin, tapi tetap aja dingin. Yang jelas balik-balik liburan sampai rumah, saya langsung demam, batuk dan pilek. Tepar....

Positifnya ada 2 tivi disini, masing-masing di kamar tidur dan di ruang tamu, sehingga ga perlu rebutan remote dengan anak-anak kalo lagi pengen nonton acara tivi. Ada microwave juga buat ngangetin makanan. Untuk makan dapat sarapan pagi dan makan malam dari hotel free 2 orang. Anak-anak yang usianya di atas 6 tahun dan di bawah 11 tahun sudah bayar separuh harga. Hanya usia 6 tahun ke bawah yang free. Banyak juga ruko makanan di sekitaran, tapi yang ke arah perumahan Nirwana Residence ya, di dekat kolam renang The Jungle, lumayan juga kalau ke sana berjalan kaki... Mau berenang di The Jungle ada tiket diskon 50% dari hotel hanya untuk 2 orang. Tapi berenang di kolam renang hotel aja dah cukup, Doel Bersaudara pada betah banget berenang di sini, pagi dan sore. Mungkin karena cuaca cerah dan air kolamnya ga sedingin Hotel Puncak kali ya, jadi pada senang...

Selama menginap disini, siangnya kita sempatin jalan-jalan mengitari perumahan Nirwana Residence, Tempat Wisata dan Restoran Rumah Air, Tempat Wisata Kampung Eropa. Semua lokasi wisata ini masih satu deretan di seberang Hotel Aston. Yang jelas tempat wisata pada saat liburan ramai dan penuh dengan pengunjung. Secara keseluruhan Doel Bersaudara senang liburan disini, malah pengen nambah lagi katanya hahaaa.. 

Seperti biasa berikut penampakan foto-fotonya saat Doel Bersaudara Liburan di Hotel Aston Bogor.