Sebelumnya sudah post juga disini untuk Jadwal Praktek Dokter RSUD Mampang Prapatan, tapi 2017 lalu, dan untuk jadwal Praktek Dokter tahun 2018, masih tetap sama sepertinya ya.
Di atas adalah jadwal Praktek Dokter RSUD Mampang Prapatan yang terpasang didekat lift waktu awal bulan ke IGD.
Oh iya..., sekalian petunjuk ruangannya dibawah ini, sepertinya juga masih sama ya..
Rabu, 28 Februari 2018
Senin, 22 Januari 2018
Jalan-Jalan Ke Ragunan
Ini adalah cerita jalan-jalan Doel Kancut, Doel Peang, abang Duo Doel dan temannya jalan-jalan ke Ragunan. Awalnya sih hanya abang Duo Doel dan teman-temannya, tapi mengingat ini anak belom pernah sendirian ngangkot-ngangkot naik bis apalagi tempat yang dituju adalah lokasi wisata yang cukup ramai di akhir pekan, makanya ga ikhlas aja melepaskan mereka jalan sendirian, alhasilnya jadilah emaknya sebagai pengawas.
Awalnya temannya abang Duo Doel yang sudah sepakat akan pergi ada 6 orang, tetapi karena tidak diizinkan oleh orangtuanya di pagi hari yang gerimis itu, akhirnya hanya bertiga saja dengan temannya ditambah Doel Peang dan Doel Kancut. Pagi itu sekitar jam 7 lewat, perjalanan dimulai dengan naik si tije transjakarta busway. Berhubung kartu pass e-money hanya ada satu, maka diniatkanlah untuk membeli satu kartu e-money lagi.
Nanya-nanya ke mba petugas loket mengenai kartu e-money yang baru, yang Oke Trip, kalo ga salah namanya kartunya..., yang gratis bayar selama 3 jam jika keluar dari jalur shelter halte busway dan transit atau pindah ke bus pengumpan si tije maka ketika ditap akan tetap gratis selama masih dalam rentang 3 jam. Diinfokan oleh petugasnya ternyata kartu Oke Trip ini hanya bisa dipakai oleh satu orang, tidak bisa dipakai untuk membayari banyak orang. Akhirnya batal ga jadi beli.
Tanya-tanya lagi, infonya kan sekarang masuk Ragunan harus pakai kartu pakai e-money, pakai kartu e-money mandiri bisa ga? Ternyata untuk masuk Ragunan hanya bisa dipakai menggunakan e-money yang dikeluarkan oleh Bank DKI. Berhubung stok kartunya habis, hanya ada mandiri dan bca, ya sudahlah belinya di loket Ragunan saja. Pagi itu si tije busway sungguh sepi jadi terasa nyaman. Mungkin karena cuaca hujan ditambah akhir pekan jadi orang-orang malas keluar rumah kali ya, hahaa....
Sekitar jam 08.00 pagi sampailah di Ragunan, dan kita langsung beli kartu e-money Bank DKI. Harga tiket masuk Ragunan saat itu untuk dewasa 5 ribu per orang dan untuk anak-anak 4 ribu per orang. Berikut penampakan foto-fotonya, hanya sedikit karena mungkin cuaca gerimis-gerimis yang menyebabkan hewan-hewan yang di kandang memilih untuk berdiam diri...
Awalnya temannya abang Duo Doel yang sudah sepakat akan pergi ada 6 orang, tetapi karena tidak diizinkan oleh orangtuanya di pagi hari yang gerimis itu, akhirnya hanya bertiga saja dengan temannya ditambah Doel Peang dan Doel Kancut. Pagi itu sekitar jam 7 lewat, perjalanan dimulai dengan naik si tije transjakarta busway. Berhubung kartu pass e-money hanya ada satu, maka diniatkanlah untuk membeli satu kartu e-money lagi.
Nanya-nanya ke mba petugas loket mengenai kartu e-money yang baru, yang Oke Trip, kalo ga salah namanya kartunya..., yang gratis bayar selama 3 jam jika keluar dari jalur shelter halte busway dan transit atau pindah ke bus pengumpan si tije maka ketika ditap akan tetap gratis selama masih dalam rentang 3 jam. Diinfokan oleh petugasnya ternyata kartu Oke Trip ini hanya bisa dipakai oleh satu orang, tidak bisa dipakai untuk membayari banyak orang. Akhirnya batal ga jadi beli.
Tanya-tanya lagi, infonya kan sekarang masuk Ragunan harus pakai kartu pakai e-money, pakai kartu e-money mandiri bisa ga? Ternyata untuk masuk Ragunan hanya bisa dipakai menggunakan e-money yang dikeluarkan oleh Bank DKI. Berhubung stok kartunya habis, hanya ada mandiri dan bca, ya sudahlah belinya di loket Ragunan saja. Pagi itu si tije busway sungguh sepi jadi terasa nyaman. Mungkin karena cuaca hujan ditambah akhir pekan jadi orang-orang malas keluar rumah kali ya, hahaa....
Sekitar jam 08.00 pagi sampailah di Ragunan, dan kita langsung beli kartu e-money Bank DKI. Harga tiket masuk Ragunan saat itu untuk dewasa 5 ribu per orang dan untuk anak-anak 4 ribu per orang. Berikut penampakan foto-fotonya, hanya sedikit karena mungkin cuaca gerimis-gerimis yang menyebabkan hewan-hewan yang di kandang memilih untuk berdiam diri...
Kamis, 06 Juli 2017
Belanja lagi ke Pasar Grosir PD Cipulir
Sudah lama tidak ke pasar PD Cipulir, dan hari ini disengajakan banget untuk belanja-belanja ke pusat grosir ini. Akhirnya kebeli juga semua yang diinginkan..., walaupun sampai ada khilafnya juga, yang awal niatnya hanya untuk keperluan anak-anak.., eh, nambah juga buat yang lainnya.
Disini karena khusus grosir jadi tadi memang sengaja beli serian..., ada yang seri 3 pcs..., seri 6 pcs..., dan bahkan satu lusin atau 12 pcs.
Sepertinya naik sedikit ya jika dibandingkan pembelian tahun lampau, untuk bahan yang sama ya.
Itu dicantumkan copy harganya masing-masing, buat perbandingan dengan pembelian yang sebelumnya.
Disini karena khusus grosir jadi tadi memang sengaja beli serian..., ada yang seri 3 pcs..., seri 6 pcs..., dan bahkan satu lusin atau 12 pcs.
Sepertinya naik sedikit ya jika dibandingkan pembelian tahun lampau, untuk bahan yang sama ya.
Itu dicantumkan copy harganya masing-masing, buat perbandingan dengan pembelian yang sebelumnya.
Rabu, 26 April 2017
Libur Panjang Piknik ke Hotel Seruni Puncak
Mumpung libur panjang..., kita ikut piknik seperti warga Jakarta yang lainnya
Berangkat dari rumah kontrakan Mampang Prapatan. Cari tempatnya yang dekat-dekat pinggiran dari Jakarta, dan lihat kondisi kemacetan jalanannya. Pilihan kalo ga Seruni Hotel Puncak, paling-paling Aston Bogor. Go show kitaahhh seperti biasa... Lewat rute jalan tol Jagorawi, ternyata jalanan termasuk lancar jaya sampai Bogor, akhirnya kita putuskan pikniknya ke Seruni Hotel saja di kawasan Puncak, cari yang agak jauhan dikit.
Sampai di hotel sekitar jam 12-an. Kali ini kita pesan 2 kamar.., minta kamarnya yg bersebelahan. Eh.., ditawarin kamar connecting door, tapi yang tersisa hanya di Seruni Amandari, yang Gedung Opera itu loh.., gedung yang lain dah full info front officenya. Awalnya agak takut..., dapat kamar di lantai 2, tapi kok turun ke dalam tanah yaa??
Eiittss..., pas masuk kamar, dan buka pintu balkon..., lumayan lah viewnya lembah yg penuh pepohonan alias hutan. Terus Sejuukkk dong, apalagi menjelang maghrib, suara-suara penghuni lembahnya sahut-sahutan dengan merdunya, ini pendapat saya ya heheeee. Oh iya, khusus untuk kamar Seruni Amandari kita mendapatkan voucher sarapan pagi khusus untuk 3 orang satu kamarnya, untuk 2 kamar menjadi 6 voucher.
Berikut daftar harga Hotel Seruni Puncak yang berhasil difoto, tapi khusus untuk harga long weekend ya... Infonya sih, kalau hari-hari biasa atau weekdays harganya jauh lebih murah, bisa selisih 200-500ribu.
Langganan:
Postingan (Atom)






















