Selasa, 19 Februari 2019

Jadwal RSUD Mampang Prapatan 2019

Berikut jadwal terbaru RSUD Mampang Prapatan.

Baru tahu juga ternyata spesialis THT sudah tidak praktek lagi sejak bulan Februari 2019 ini. Padahal sebenarnya kebantu banget dengan adanya spesialis THT ini karena lokasi rumah sakit yang dekat dari rumah, jadi walaupun pergi berobat, semua pekerjaan rumah dan urusan sekolah anak-anak bisa ditangani dan dikerjakan berbarengan semuanya. Sekarang kembali tidak ada lagi spesialis dokter THT-nya, jadi kecewa. Kecewa karena sudah lebih lengkap ada  dokter praktek spesialis THT, eh sekarang malah jadi tidak ada. Harusnya kan kalau bisa..., kalau bisa ya..., dokter spesialisnya yang praktek malah bertambah lagi spesialisasinya ya. Tapi ya sudahlah....








Kamis, 29 November 2018

Kulineran Bebek Kaleyo


Ayahnya Doel bersaudara sedang libur..., jadilah kita diajak jalan-jalan. Kebetulan belakangan ini cuacanya mendung gelap sampai hujan terus dari siang hingga sore. Sepakat kita pilih yang dekat-dekat saja lokasinya dari rumah Mampang Prapatan. Paling malas terjebak kemacetan di jalanan akibat kondisi jalanan yang tergenang.

Tanya-tanyalah ke Doel bersaudara mereka mau makan bebek goreng apa ngga? Dengan semangat mereka menjawab mau dengan senangnya heheeiii.. sepertinya Doel bersaudara makanan favoritnya kalau ga ayam goreng, ya bebek goreng. Judulnya ada kata goreng. 

Yo siiplah, akhirnya kita menuju Bebek Kaleyo yang di Tebet. Sebenarnya sudah beberapa kali makan disini, pengen mencoba makan di cabang lain. Tapi ya itulah.., sudah kuatir duluan terjebak kemacetan di jalan. Berangkatlah dari rumah Mampang Prapatan, awal mau lewat Kuningan Casablanca tapi karena biasanya macet panjang mendekati pintu masuk mall Kokas, alternatif kita lewat pancoran, dan seperti biasa karena keasyikan ngobrol-ngobrol  kita bablas kelewatan, dan akhirnya putar balik lah di kolong jalan layang arah Kampung Melayu.

Di jalan cuaca dah mulai turun gerimis, dan sampai di lokasi sekitar jam 1-an siang. Lagi ramai-ramainya dengan waktu makan siang.

Oh iya, seperti biasa inilah hasil futo-futonya.







Oh iya, futo-futo ini kita ambil sebelum makanan utama terhidang ya, saat masih menunggu orderan makanannya disiapkan oleh pegawai rumah makan, dan juga futo-futonya setelah selesai makan-makan beratnya. 

Belakangan kadang-kadang berasa suka hilang selera aja dah, kalau futo-futo saat makanan dah terhidang, jadi diakalin dengan cara sebelum dan sesudah makan-makan. Alhasil walaupun futo-futo tetap menikmati kehangatan hidangan.. Karena kalau bercerita ga da gambarnya kurang seru juga kan yaaa.. iya kan... iya kan... haihaiii

Oh iya.., sempat ada insiden juga sih, ayahnya Doel bersaudara lupa bawa uang kas. Saat mau bayar masih kurang 200-an lagi. Ingatnya beliau lagi makan di Bebek Kaleyo cabang Cikarang aja, kalau Bebek Kaleyo cabang Cikarang sudah bisa di debit, sedang disini hanya terima uang kas, ga bisa debit. Sempat komplain juga sih ayahnya Doel bersaudara pada mba kasirnya, katanya zaman gini hanya terima uang kas. Ga fleksibel banget sih mba...
Untung pas dikorek-dikorek di dalam tas saiyah masih ada selipan-selipan, coba kalau nggak ada.., kebayang macet-macetan lagi deh nyari-nyari atm di siang itu.

Sabtu, 17 November 2018

Belanja Sayur ke Pasar Mampang Prapatan

Tukang sayur yang biasa mangkal dekat rumah sedang pulang kampung. Alhasil belanjalah ke pasar sekalian beli buat stok beberapa hari ke depan. Inginnya sih kalau bisa buat satu minggu ke depan supaya ga sering-sering ke pasar. Belanjanya dah kesiangan juga jadi tukang ikan pada tutup dan inilah yang masih tersedia..

*Ayam 1 ekor @30.000
*Telur puyuh 1 kg @38.000; beli setengah kilo
*Telur bebek per butir @2.500; beli 5 butir
* Telur 1 kg @24.000
* Pare 1 kilo @12.000
*Sayur Brokoli dan kol putih 2 bongkol @14.000
*Kentang 1kg @13.000
*Terong 1kg @10.000
*Bawang merah 1 kilo @28.000
* Bawang putih 1 kg @24.000
* Cuka 2 pcs @3.000
* Sawi putih  1 bongkol @ 2.000
* Pacung warna hitam 5 pcs @ 2.000
* Seledri @1.000
* Garam 2 bungkus @5.000


Dan seperti biasa, inilah penampakannya... Treng tengg tengg










Senin, 15 Oktober 2018

Belanja Alat Tulis di sekitar Jalan Bangka Mampang Prapatan

Berdua dengan Doel Peang, jalan-jalan ke sekitaran Jalan Bangka, seperti biasa hanya untuk jilid buku paket dan beli buku tulis kampus untuk Doel Bersaudara, sekalian sampul coklat dan sampul plastiknya.  Eh keingatan..., pulpen dan rautan pensil pesanan abang Doel bersaudara, yang katanya pada hilang-hilangan. Entah dia yg lupa atau bagaimana, sebagai emaknya agak kesal juga sebenarnya, karena kurang perhatian dengan alat-alat tulis sendiri.

Kelar semuanya..., sebelum balik, Doel Peang minta dibelikan monopoli dan raket. Ada 2 macam harga yang 10ribuan 2in1, monopoli dan ular tangga saja. Satu lagi yang harga 25rb, 4in1. Dilihat dari segi harga, ekonomisan yang 10ribuan..., tapi biar anak2 terlatih nalarnya pilih yang 4in1 saja. Daripada nonton tipi dan main game yang bikin rusak mata, menurut saya sebagai emaknya, lebih bagus permainan 4in1 monopoli ini.


Lanjut anak bujang juga minta raket, katanya sih untuk bermain olahraga bulu tangkis di sekolahnya yang saat ini sedang digemari teman-teman sekolahnya. Tanya ke pelayannya..., yang paling bagus yang mana..., dipilihin yang harga 75rb. Ga kepikiran buat motoin. Tapi Doel Peang tidak mau, menurutnya tidak sebagus raket ayahnya. 

Ya sudahlah, terpaksa sampai rumah, difotolah raket ayahnya seperti apa, secara kagak pernah juga main bulu tangkis jadi ga tau raket yang bagus sesuai kriterianya Doel Peang. 

Oh iya..., menurut tetangga sebelah rumah untuk alat-alat tulis dan mainan, ada yang lebih murah lagi, yaitu di Toko Pelangi, masih masuk jalan Bangka juga. Lumayan lebih jauh lagi sih, jika jaraknya diliat di google map, sekitar 3 km dari rumah. Ini kalo perginya naik sepeda ya, secara saya hanya punya sepeda. Kalau naik motor, ya dekatlah.

Penampakan yang tadi sempat diabadikan dibawah ya...