Sabtu, 14 April 2018

Menginap di Hotel Aston Bogor

Pas long weekend kemarin yang dimulai dari hari Jumat, ayah Doel Bersaudara kebetulan mengambil cuti, dan kita sekeluarga diajak liburan. Berhubung ini liburan acaranya dadakan, apalagi ayah Doel Bersaudara masih ngantor setengah hari di hari Jumat itu, makanya pilih tempat yang dekat dari Jakarta. Awalnya pilih daerah Puncak, tapi di berita kabarnya sedang ada longsor dan jalur ke Puncak ditutup, maka dicoretlah. Alternatif pilihan jatuh ke Aston Bogor. Secara kita belum pernah ke daerah sini, maka untuk rute dicarilah di google maps.  

Naahhh, ini yang ngegemesin nih... Maps google ngarahin kita lewat jalan Batutulis. Yang ada stasiun keretanya, terus ada beberapa perumahan, ingatnya sih perumahan Taman Dhika Batutulis. Dimana jalan yang awalnya lancar dan lebar, eh ga taunya di pertengahannya naik turun berbukit-bukit, banyak tikungan, banyak tanjakan, sempit, macet dan padat merayap juga, mungkin karena long weekend kali ya. Yang membuat ketar-ketir itu, setelah masuk atau lewat jalan yang ramai dengan perkampungan penduduk, ada pada beberapa bagian itu tanjakannya cukup tajam dan sangat sempit.  Berpapasan dengan truk barang langsung deh satu arah ga bisa  jalan. Belum lagi pas ada satu pengkolan yang hanya bisa satu mobil yang lewat, jadi harus giliran jalannya.

Setelah berketar ketir dan banyak berdoa moga-moga ga nyasar, karena kita ada salah arah pas di satu belokan, akhirnya tidak lama kemudian dari pinggir jalan yang kita lalui, di google map namanya Jalan Pabuaran, terlihatlah bagunan megah nan tinggi. Alhamdulillah sampai juga di Hotel Aston Bogor, dan waktu saat itu menunjukan jam 4 sore. Melongok ke depan..., ya ampunnn, jalanannya lebar-lebar dan cakep, beda banget dengan jalan yang tadi kita lalui. Tanya-tanya.., oohh ternyata yang di depan jalan masuk ke Aston Bogor tapi dari arah perumahan Nirwana Residence Bogor. Mmhhh, baliknya nanti lewat jalan yang di depan... Oh iya, pas tengok ke samping ada ramai banyak orang juga, ternyata ada tempat wisata baru, namanya Kampung Eropa "The Devoyage", lokasinya persis di seberang hotel Aston. 

Liburan di Aston Bogor ini judulnya dadakan, jadinya kita belum booking kamar sama sekali. Supaya ga terlalu lama ngantri pas check in, maka  kita terlebih dahulu booking hotel yang dilakukan online via website dari parkiran hotel Aston. Keterangan di websitenya masih ada 5 room yang tersisa, dan kita pilih room condotel 1 bedroom, yang paling masuk budget. Ngantri bentar, check in, bayar dan langsung dikasih kunci kamarnya. Dapat ruangan di Tower 3, lantai 2 yang turun ke bawah, dan view kamarnya menghadap jalan perkampungan yang sebelumnya kita lalui hahaha... Ya sudahlah, yang penting bisa liburan. Sholat asyar dahulu, kasih Doel Bersaudara makan, lanjut nemanin mereka berenang di Jumat sore yang cerah itu. Oh iya..., sayangnya di kamar condotel ini ga da bath up-nya, ga enaknya kalau cuaca hujan dan Doel Bersaudara ga bisa berenang, mereka ga bisa berendam deh di kamar buat hiburannya. Untuk AC-nya.., adanya AC Sentral di ruang tamu, di kamar tidur ga ada AC, tapi udaranya dah dingin kok. AC sentral ini, waktu malam hari suhu dinginnya minta ampun, padahal dah dinaikin, tapi tetap aja dingin. Yang jelas balik-balik liburan sampai rumah, saya langsung demam, batuk dan pilek. Tepar....

Positifnya ada 2 tivi disini, masing-masing di kamar tidur dan di ruang tamu, sehingga ga perlu rebutan remote dengan anak-anak kalo lagi pengen nonton acara tivi. Ada microwave juga buat ngangetin makanan. Untuk makan dapat sarapan pagi dan makan malam dari hotel free 2 orang. Anak-anak yang usianya di atas 6 tahun dan di bawah 11 tahun sudah bayar separuh harga. Hanya usia 6 tahun ke bawah yang free. Banyak juga ruko makanan di sekitaran, tapi yang ke arah perumahan Nirwana Residence ya, di dekat kolam renang The Jungle, lumayan juga kalau ke sana berjalan kaki... Mau berenang di The Jungle ada tiket diskon 50% dari hotel hanya untuk 2 orang. Tapi berenang di kolam renang hotel aja dah cukup, Doel Bersaudara pada betah banget berenang di sini, pagi dan sore. Mungkin karena cuaca cerah dan air kolamnya ga sedingin Hotel Puncak kali ya, jadi pada senang...

Selama menginap disini, siangnya kita sempatin jalan-jalan mengitari perumahan Nirwana Residence, Tempat Wisata dan Restoran Rumah Air, Tempat Wisata Kampung Eropa. Semua lokasi wisata ini masih satu deretan di seberang Hotel Aston. Yang jelas tempat wisata pada saat liburan ramai dan penuh dengan pengunjung. Secara keseluruhan Doel Bersaudara senang liburan disini, malah pengen nambah lagi katanya hahaaa.. 

Seperti biasa berikut penampakan foto-fotonya saat Doel Bersaudara Liburan di Hotel Aston Bogor.








Kamis, 08 Maret 2018

Jalan-Jalan Ke Pantai Ancol


Kali ini tentang jalan-jalan ke Ancol, pilih tempat yang murah meriah saja, apalagi yang dituju kalau bukan pantainya. Secara sudah lama juga ga kesini, heheeei

Oh iya untuk harga tiket masuk Ancol...
》Mulai 2.5 thn sudah harus bayar ya, dan harga tiketnya sama dengan dewasa yaitu @25rb per orang
 》Kendaraan roda 4 @25rb.
Kemarinan karena perginya berlima dengan anak-anak plus kendaraan kenanya 150ribu semua.

Kita menuju Pantai Ancol yang arah Karnaval. Untuk parkir, jika parkiran yang di tepian pantai penuh bisa parkir di Parkir Bende, yang di dekat arah Mall Ancol, persis sebelahnya.

Berhubung jalan-jalannya ke sini di hari minggu biasa, jadi kondisi pantai sepi dan terasa nyaman buat anak-anak untuk bermain pasir atau pun berenang. Jangan lupa untuk membawa handuk, baju ganti anak, alat mainan pasir dan payung.

Untuk makanan dan snack kebetulan kami membeli di area pantai. Jika sempat untuk menyiapkannya sih, lebih baik dibawa saja dari rumah.

Berikut penampakan foto-fotonya seperti biasa di tepian pantai Ancol.









Rabu, 28 Februari 2018

Jadwal Praktek Dokter RSUD Mampang Prapatan 2018

Sebelumnya sudah post juga disini untuk Jadwal Praktek Dokter RSUD Mampang Prapatan, tapi 2017 lalu, dan untuk jadwal Praktek Dokter tahun 2018, masih tetap sama sepertinya ya.


Di atas adalah jadwal Praktek Dokter RSUD Mampang Prapatan yang terpasang didekat lift waktu awal bulan ke IGD.

Oh iya..., sekalian petunjuk ruangannya dibawah ini, sepertinya juga masih sama ya..



Senin, 22 Januari 2018

Jalan-Jalan Ke Ragunan

Ini adalah cerita jalan-jalan Doel Kancut, Doel Peang, abang Duo Doel dan temannya jalan-jalan ke Ragunan. Awalnya sih hanya abang Duo Doel dan teman-temannya, tapi mengingat ini anak belom pernah sendirian ngangkot-ngangkot naik bis apalagi tempat yang dituju adalah lokasi wisata yang cukup ramai di akhir pekan, makanya ga ikhlas aja melepaskan mereka jalan sendirian, alhasilnya jadilah emaknya sebagai pengawas.

Awalnya temannya abang Duo Doel yang sudah sepakat akan pergi ada 6 orang, tetapi karena tidak diizinkan oleh orangtuanya di pagi hari yang gerimis itu, akhirnya hanya bertiga saja dengan temannya ditambah Doel Peang dan Doel Kancut. Pagi itu sekitar jam 7 lewat, perjalanan dimulai dengan naik si tije transjakarta busway. Berhubung kartu pass e-money hanya ada satu, maka diniatkanlah untuk membeli satu kartu e-money lagi.

Nanya-nanya ke mba petugas loket mengenai kartu e-money yang baru, yang Oke Trip, kalo ga salah namanya kartunya..., yang gratis bayar selama 3 jam jika keluar dari jalur shelter halte busway dan transit atau pindah ke bus pengumpan si tije maka ketika ditap akan tetap gratis selama masih dalam rentang 3 jam. Diinfokan oleh petugasnya ternyata kartu Oke Trip ini hanya bisa dipakai oleh satu orang, tidak bisa dipakai untuk membayari banyak orang. Akhirnya batal ga jadi beli.

Tanya-tanya lagi, infonya kan sekarang masuk Ragunan harus pakai kartu pakai e-money, pakai kartu e-money mandiri bisa ga? Ternyata untuk masuk Ragunan hanya bisa dipakai menggunakan e-money yang dikeluarkan oleh Bank DKI. Berhubung stok kartunya habis, hanya ada mandiri dan bca, ya sudahlah belinya di loket Ragunan saja. Pagi itu si tije busway sungguh sepi jadi terasa nyaman. Mungkin karena cuaca hujan ditambah akhir pekan jadi orang-orang malas keluar rumah kali ya, hahaa....

Sekitar jam 08.00 pagi sampailah di Ragunan, dan kita langsung beli kartu e-money Bank DKI. Harga tiket masuk Ragunan saat itu untuk dewasa 5 ribu per orang dan untuk anak-anak 4 ribu per orang. Berikut penampakan foto-fotonya, hanya sedikit karena mungkin cuaca gerimis-gerimis yang menyebabkan hewan-hewan yang di kandang memilih untuk berdiam diri...